Terassulbar.id — Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Abdul Rahim memantau layanan sekaligus mengingatkan pimpinan RS Regional Sulawesi Barat maupun maupun para tenaga medis agar betul-betul melakukan pembenahan.
“Sehingga hal-hal yang kita anggap prinsip ini terus bisa kita perbaiki. RS tidak seperti menangani OPD, salah sedikit saja itu bisa memicu kemarahan publik,” ujar Rahim, menyikapi isu penolakan pasien di RS tersebut.
Peninjauan pada Jumat (02/05/2025), turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim dan Munandar Wijaya. Rahim pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian beberapa waktu lalu dan membuat pasien tak dapat terselamatkan.
“Memang di tanggal itu IGD memang full bahkan lebih dari standar operaional pelayanan. Tetapi apapun itu saya sebagai Ketua Komisi IV menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terutama kepada pihak keluarga yang merasa tidak dilayani sebagaimana diharapkan. Tapi itulah keterbatasan,” tandasnya. (**)






