Majene, terassulbar.id– Ratusan Peserta Kemah Bakti Pramuka Madrasah (Kembara) 2025 Kabupaten Majene, mengikuti agenda terakhir di hari ketiga Kembara yaitu Jalan santai dan aksi penanaman pohon Mangrove di Kawasan Pantai Rangas, Kabupaten Majene, Selasa, 9 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi bentuk Bhakti Pramuka Madrasah dalam pelaksanaan Kembara 2025. Selain itu, penanaman Mangrove merupakan bentuk implementasi nyata dukungan terhadap Program Nasional Ekoteologi Kementerian Agama RI, yang mendorong kepedulian terhadap alam dan lingkungan sebagai bagian penting dalam keberlangsungan kehidupan makhluk di muka bumi ini.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Sako Pandu Ma’arif NU Sulawesi Barat, Asis Nota, S.Pd.I.,M.Sos dan Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Majene, Ibu Sipaami, S.Pd.I.,M.Pd.I, dan para kepala madrasah se Kabupaten Majene, bina damping dan peserta Kembara 2025.
Dalam orasinya Sebelum kegiatan jalan santai, Ketua Pramuka Sako Ma’arif NU Sulbar, menyampaikan apresiasinya terhadap Panitia pelaksana, karena mampu melaksanakan kegiatan perkemahan Pramuka, sebagaimana yang menjadi tujuan Pramuka dalam Dada Dharma.
“Pelaksanaan Kembara di kabupaten Majene ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, karena fokus kepada penanaman kecakapan Pramuka, sebagaimana yang ada dalam Dasa Dharma Pramuka, bukan semata lomba, ini penting untuk kita jaga dan pertahankan sekaligus ditingkatkan.”, Ungkap Asis Nota yang juga merupakan adik kandung dari Kakanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota.
Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi Penanaman bibit Mangrove sebagai simbol komitmen Pramuka madrasah dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Ketua PAC LP Ma’arif NU Majene, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pendma Kemenag Majene, Sipaami, S.Pd.I.,M.Pd.I, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta. Beliau menekankan bahwa generasi madrasah harus tumbuh sebagai insan berkarakter, berakhlak, serta peduli terhadap lingkungan.
“Saya selaku Kepala Seksi Pendma Kemenag Majene dan Ketua PAC LP Ma’arif NU Majene, sangat mendukung kegiatan berbasis edukasi lingkungan seperti ini, untuk membentuk kepekaan sosial dan ekologis para siswa. Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang dikomandoi oleh Ketua Pramuka Sako Ma’arif NU Majene, Pak Umar beserta seluruh pengurus dan Para kepala madrasah se Kabupaten Majene atas komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan Kembara tahun ini.”, Jelas Sipaami.
Sipaami juga berharap bahwa Mangrove yang ditanam hari ini bisa menjadi investasi ekologis bagi masa depan sekaligus bukti nyata kontribusi Madrasah Kabupaten Majene dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan jalan santai dan penanaman Mangrove ini juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta Kembara tahun ini, karena tidak hanya menjadi ajang pembinaan karakter dan kedisiplinan, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepedulian lingkungan yang menjadi bagian dari program nasional Ekoteologi Kementerian Agama RI. (*)






