Turun ke Jalan di Hari Anti Korupsi, Kajari Majene Ajak Masyarakat Bangun Budaya Jujur Sejak Dini

MAJENE — Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 dengan cara yang berbeda dan humanis. Melalui aksi simpatik, Korps Adhyaksa ini membagikan ratusan tumbler ramah lingkungan kepada masyarakat di depan Kantor Kejari Majene dan area Kantor Bupati Majene, Selasa (9/12/2025).

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majene, Andi Irfan, S.H., M.H. Turut mendampingi dalam aksi tersebut jajaran pejabat utama Kejari, antara lain Kasi Intelijen Muhammad Aslam Fardhyllah, S.H., Kasi Pidsus Adrian Dwi Saputra, S.H., Kasi PB3R A.M. Siryan, S.H., M.H., Kasubsi Intelijen A. Tenri Wali, S.H., serta seluruh staf Kejari Majene.
​Simbol Perubahan Perilaku

​Kajari Majene, Andi Irfan, menjelaskan bahwa aksi pembagian tumbler berlogo HAKORDIA ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah kampanye edukatif untuk membangun kesadaran kolektif. Menurutnya, penggunaan tumbler menjadi simbol perubahan perilaku menuju hidup yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap masa depan.

​“Kami ingin menunjukkan bahwa memerangi korupsi tidak hanya dilakukan melalui proses penindakan hukum, tetapi juga melalui perubahan mindset dan perilaku sehari-hari. Tumbler ini adalah simbol agar kita selalu ingat untuk tidak ‘mengambil yang bukan haknya’, sekaligus langkah nyata mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” tegas Andi Irfan.

​Ia menambahkan, peringatan HAKORDIA tahun ini menjadi momentum bagi Kejari Majene untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen pelayanan publik yang bersih, profesional, dan transparan.


​Pesan Tertib Berlalu Lintas
​Di sela-sela kegiatan, Kasi Intelijen Kejari Majene, Muhammad Aslam Fardhyllah, turut menyisipkan pesan keselamatan kepada masyarakat. Ia menghimbau para pengendara, khususnya pelajar, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas.

​“Selain pesan antikorupsi, kami juga mengingatkan pengendara, terutama anak sekolah, agar selalu mematuhi rambu-rambu lalulintas dan wajib menggunakan helm saat berkendara demi keselamatan bersama,” ujar Aslam.
​Apresiasi Warga

​Aksi simpatik ini disambut antusias oleh warga yang melintas. Mereka mengapresiasi langkah Kejaksaan yang hadir tidak hanya sebagai lembaga penegak hukum yang kaku, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli.

​“Bagus sekali acaranya. Selain dapat tumbler gratis, kami juga jadi diingatkan kembali tentang pentingnya menjauh dari praktik-praktik korupsi, sekecil apa pun itu,” ungkap Aco, seorang pengendara motor yang menerima souvenir.
​Menutup kegiatan, Kajari Majene kembali menegaskan bahwa integritas adalah pondasi utama dalam membangun daerah.

​“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Majene untuk bersama-sama menolak segala bentuk korupsi dan membangun budaya jujur sejak dini. Semoga pesan antikorupsi ini tidak hanya diingat setiap tanggal 9 Desember, tetapi melekat dalam rutinitas sehari-hari,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *