Majene,terassulbar.id — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene menggelar sosialisasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP) tahun 2026 di SD Negeri 24 Batutaku, Kecamatan Tubo Sendana. Kegiatan ini merupakan hari ketiga dari rangkaian sosialisasi yang dilaksanakan di berbagai kecamatan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para kepala sekolah dan operator dalam proses penginputan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) melalui Aplikasi ARKAS tahun 2026.
Kepala Disdikpora Majene, A. Asraf Tammalele, S.Sos., membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya pengelolaan dana BOSP yang efektif, transparan, dan sesuai regulasi.
“Penggunaan dana BOS harus dikelola secara tepat sasaran dan dilaporkan secara akuntabel melalui sistem digital seperti ARKAS, agar setiap rupiah yang digunakan benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Muhlis, S.Pd. dari Tim BOSP Disdikpora. Selain itu, turut memberikan materi Muhammad Alim, S.Pd., M.Si., selaku Kasubag Perencanaan, dan Ihsan Ilbas, SE. dari bidang Ketenagaan GTKA, yang menjelaskan aspek teknis penginputan data dan pengelolaan anggaran sekolah.
Perwakilan Bank Sulselbar juga hadir untuk mensosialisasikan layanan mobile banking BOS, yang akan mempermudah transaksi keuangan sekolah secara digital.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh staf Disdikpora, Alif dan Mutiara (Tiara). Sementara itu, Syamsyuddin, S.Pd., Kepala SD Negeri 24 Batutaku, bertindak sebagai moderator dengan pendampingan dari pengawas sekolah Muhammad Ali, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh proses penginputan RKAS di Aplikasi ARKAS serta mampu mengelola dana BOSP secara lebih transparan, tertib, dan akuntabel demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majene.(*)







