MAJENE — Stadion Prasamya Mandar, Majene, mendadak berubah menjadi lautan cahaya dan harmoni yang luar biasa pada Sabtu malam, 6 Juni 2026. Ribuan pasang mata tumpah ruah, memenuhi setiap sudut tribun demi saksi hidup kemeriahan konser bertajuk “Sound of Knowledge 2026”.
Membawa tema mendalam “Suara Ilmu, Suara Jiwa”, malam itu bukan sekadar panggung musik biasa, melainkan sebuah ruang kebersamaan yang berhasil menyatukan hati seluruh masyarakat Majene.
Keseruan malam minggu itu dibuka lewat penampilan memukau dari Ashari Sitaba. Penyanyi legendaris daerah ini langsung membakar semangat penonton lewat deretan lagu hits Makassar andalannya.
Gaya panggung Ashari yang unik dan energik sukses bikin stadion riuh rendah. Hebatnya, ia tak hanya bernyanyi, tapi juga menyelipkan pesan-pesan inspiratif tentang pentingnya ilmu pengetahuan, kreativitas, dan pemahaman hidup di sela-sela penampilannya. Tepuk tangan riuh dan sing-along massal dari penonton pun mengiringi setiap ketukan musiknya, menciptakan atmosfer awal yang begitu hangat.
Suasana makin memuncak saat jarum jam menyentuh pukul 23.00 WITA. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Ifan Seventeen menginjakkan kaki dan tampil langsung di Kabupaten Majene!
Begitu naik ke atas panggung, Ifan langsung disambut histeria penonton. Selama satu jam penuh hingga tengah malam, ia menghipnotis warga Majene dengan suara merdunya yang khas. Lagu-lagu hits Seventeen yang dibawakannya sukses memicu nostalgia massal.
Stadion Prasamya seketika berubah menjadi sangat romantis ketika ribuan penonton serentak menyalakan lampu ponsel mereka, menciptakan pemandangan berkilauan yang memukau di bawah langit malam Majene.
Di sela-sela penampilannya, Ifan sempat mengungkapkan rasa kagumnya yang mendalam pada daerah berjuluk Bumi Mandar ini. Ia mengaku langsung jatuh cinta dengan pesona pantai dan keramahan warga lokal sejak pertama kali tiba.
”Pengalaman di Majene ini sangat berkesan. Saya berharap bisa kembali lagi ke sini di lain kesempatan,” ungkap Ifan di atas panggung yang langsung disambut sorak-sorai penonton.
Kemeriahan acara ini terasa semakin spesial dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Majene yang membaur bersama warga di tribun. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap geliat seni, budaya, dan hiburan yang positif bagi masyarakat.
Meski dihadiri ribuan orang, konser ini berjalan sangat aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir. Kesuksesan ini tak lepas dari kerja keras kolaboratif antara panitia, sponsor, serta kesigapan personel pengamanan dari Kepolisian, TNI, hingga Satpol PP.
Konser Sound of Knowledge 2026 akhirnya ditutup tengah malam dengan gemuruh tepuk tangan penonton yang seolah enggan beranjak pulang. Malam itu sukses membuktikan bahwa musik bisa menjadi media yang kuat untuk menyampaikan nilai positif, menghadirkan kebahagiaan, sekaligus mempererat semangat persatuan di Kabupaten Majene. Gimana, kamu ikut nonton juga gak malam minggu kemarin?






