Ketua DPRD Majene Prihatin Gedung Rusak, Warganet: Rakyat Lebih Butuh Perhatian

Majene, terassulbar.id – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada 29 Agustus 2026 meninggalkan kerusakan pada gedung DPRD Majene, terutama di bagian kaca depan. Ketua DPRD Majene, M. Idwar, pun menyampaikan kesedihannya atas kondisi gedung yang porak-poranda.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi gedung DPRD yang rusak parah,” ujar Idwar, dikutip dari TribunSulbar.com. Ia menambahkan, perbaikan gedung akan segera dilakukan agar kantor DPRD bisa kembali difungsikan.

Namun, pernyataan kesedihan Idwar tersebut justru memantik reaksi beragam di media sosial. Alih-alih bersimpati, banyak warganet menilai pimpinan dewan lebih peduli pada bangunan ketimbang penderitaan rakyat.

Seorang pengguna Facebook, Juita Mammis, menuliskan komentar pedas:

“Berarti tidak sedih melihat rakyat menjerit berobat di RSUD Majene. Pelayanan tidak bagus karena pasien selalu beli obat di luar. Terlalu banyak masalah di Majene karena tidak ada pengawasan wakil rakyat.”

Komentar serupa juga bermunculan dari akun lainnya. Bahkan, ada yang menanggapi singkat dengan komentar,

“Lebay.” Ujar Netisen lainnya

Hingga kini, potongan berita soal kesedihan Ketua DPRD Majene terus beredar di media sosial, disertai berbagai sindiran dan kritik dari warga. Banyak yang menilai, perhatian wakil rakyat seharusnya lebih difokuskan pada persoalan publik, bukan sekadar kondisi gedung DPRD.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *