MAJENE — Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, A. Asraf Tammalele, S.Sos., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dana zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Majene yang disebut belum terkoordinasi dengan instansinya.
Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah media massa lokal yang berlangsung di kediaman Kadis Disdikpora Majene, Senin (15/12/2025). Menurut Asraf, klarifikasi ini penting dilakukan guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
“Kami melihat adanya pemberitaan yang menyebutkan dana zakat Baznas belum terkoordinasi dengan Disdikpora. Padahal, selama ini komunikasi dan koordinasi terus kami lakukan, khususnya terkait program pendidikan,” ujar Asraf.
Ia menegaskan, setiap pemanfaatan dana zakat yang berkaitan dengan sektor pendidikan selalu melalui koordinasi antara Disdikpora dan Baznas Majene, sehingga penyalurannya berjalan sesuai peruntukan, transparan, dan tepat sasaran.
“Koordinasi kami dengan Baznas berjalan baik. Tujuannya agar penggunaan dana zakat benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Majene,” tegasnya.
Asraf juga mengapresiasi peran media yang mengangkat isu tersebut sebagai bentuk kontrol sosial. Ia berharap ke depan komunikasi antara pemerintah daerah dan media dapat terus ditingkatkan agar informasi yang disampaikan kepada publik semakin akurat dan berimbang.
Sebagai langkah lanjutan, Disdikpora Majene bersama Baznas Majene berkomitmen memperkuat kerja sama, termasuk dalam penyusunan laporan penggunaan dana zakat yang dapat diakses publik guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Sementara itu, perwakilan media yang hadir menyambut baik klarifikasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menyampaikan informasi sesuai dengan keterangan resmi yang diberikan.






