Pemkab Majene Genjot Persiapan Lahan Pembangunan MAN Insan Cendekiah

Foto.Irfan Saharil, S.IP. Kabid Pertanahan

MAJENE,TERASSULBAR.ID-Pemerintah Kabupaten Majene terus memacu persiapan lahan untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekiah (MAN IC) dari Kementerian Agama yang direncanakan akan dibangun di Lingkungan Mangge Kalasa.

Kepala Bidang Pertanahan, Irfan Saharil, saat dihubungi melalui media sosial pada Minggu (28/4), menyampaikan bahwa pihaknya terus menyelesaikan persiapan lahan seluas 10 hektare sebagai syarat utama pembangunan MAN IC di Sulawesi Barat.

“Saat ini kami masih melengkapi kekurangan lahan untuk memenuhi total 10 hektare. Sebagian lahan sudah siap dan dalam proses untuk dihibahkan,” jelas Irfan.

Ia menyebutkan, lahan yang tersedia saat ini baru seluas 7 hektare, yang merupakan milik Dinas Pertanian. Sisanya, sekitar 3 hektare, masih perlu diperoleh dari warga sekitar. Proses komunikasi dan penyusunan akta hibah pun tengah dilakukan, baik untuk lahan milik pemerintah maupun tambahan dari masyarakat.

“Intinya, akta hibah akan segera kami selesaikan dan serahkan kepada Kementerian Agama,” tegas Irfan.

Sementara itu, Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Sulawesi Barat, Dr. H. Misbahuddin, menyampaikan bahwa hingga saat ini pembangunan MAN IC belum bisa diajukan pengalokasian anggarannya karena syarat administrasi dari Pemkab Majene belum sepenuhnya terpenuhi.

“Kami masih menunggu akta hibah lahan dari Pemkab Majene sebagai syarat utama pembangunan MAN IC. Informasinya lahannya sudah siap, tinggal akta hibah dan MoU antara Pemkab Majene dengan Dirjen Pendis Kemenag yang belum rampung,” ungkap Misbahuddin.seperti dikutip dari Kabar Baru Nusantara .com

Ia menambahkan bahwa lahan seluas 7 hektare telah memiliki sertifikat, sedangkan 3 hektare sisanya masih dalam proses appraisal untuk penerbitan akta hibah. Setelah semua dokumen lengkap, barulah pengajuan anggaran ke Kemenag bisa dilakukan.

“Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang, di mana anggaran dari Kemenag sudah siap, tapi legalitas lahan belum tuntas, sehingga anggarannya harus dikembalikan,” ujar Misbahuddin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa selain penyelesaian lahan, Pemkab Majene juga harus menyiapkan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan menuju lokasi pembangunan MAN IC.(Ad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *