Mahasiswa FKIP Unsulbar Soroti Dugaan Penyelewengan Anggaran, Siap Gelar Aksi

 

 

 

 

MAJENE, TERASSULBAR.ID – Sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menyoroti ketidakjelasan alokasi anggaran kelembagaan di tingkat fakultas. Mereka menduga adanya penyelewengan dana yang seharusnya diperuntukkan bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta kegiatan praktikum di program studi.

Irfan, salah satu aktivis mahasiswa FKIP Unsulbar, menuntut pihak fakultas – khususnya Dekan dan para Wakil Dekan – untuk bertanggung jawab atas transparansi anggaran. Ia juga meminta pihak rektorat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan di FKIP.

“Kami menduga adanya indikasi penyelewengan atau bahkan korupsi dana kelembagaan mahasiswa. Ini harus segera diusut oleh pihak universitas,” tegas Irfan.

Menurutnya, perbandingan mencolok terlihat antara alokasi dana kelembagaan FKIP dan fakultas lain. BEM dan HMJ di fakultas lain menerima anggaran hingga Rp20 juta per periode kepengurusan, sedangkan di FKIP hanya sekitar Rp1 juta.

“Jika terbukti benar, kami menuntut universitas bertanggung jawab dan siap membawa kasus ini ke ranah hukum,” tambahnya.

Mahasiswa FKIP telah membentuk Aliansi Mahasiswa FKIP Unsulbar dan melakukan konsolidasi besar-besaran. Irfan yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan menyatakan pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung FKIP dan Rektorat sebagai bentuk tekanan agar kasus ini segera ditindaklanjuti.(Rls/Ad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *