
MAJENE,TERASSULBAR.ID-Tim Dosen Universitas Sulawesi Barat atau Unsulbar memperkenalkan inovasi mengubah sampah jadi Bahan Bakar Minyak atau BBM kepada warga di Majene, Sulawesi Barat. Inovasi ini menggunakan teknologi multi-feedstock pyrolysis yang diperkenalkan Tim Program Kemitraan Masyarakat Unsulbar di Kantor Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Alat sederhana yang dirangkai dari barang bekas ini dapat mengubah sampah platik dan styrofoam jadi BBM. Dalam praktek ini, Tim Dosen Unsulbar menggunakan styrofoam yang merupakan salah satu jenis sampah yang sangat sulit terurai. Cara kerja alat yang bisa mengubah sampah jadi BBM ini sangat sederhana.
Sampah styrofoam yang telah dipilah dimasukkan dalam wadah dan diletakkan di atas tungku. Selanjutnya, proses pemanasan dengan suhu mulai daro 300 hingga 800 derajat celcius pun dilakukan dari tungku yang menggunakan kayu atau sampah sebagai bahan bakar.

Hasil pembakaran ini pun akan mengaluarkan cairan dan akan melalui pipa besi dengan 2 wadah yang sebelumnya diisi es batu untuk proses pendinginan. Setelah 30 menit lamanya, sampah styrofoam ini akan berubah jadi BBM yang jernih dan bisa dimanfaatkan.
Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat Unsulbar, Mufti Hatur Rahmah mengatakan, langkah ini merupakan solusi permasalahan sampah styrofoam dan plastik yang sulit tertangani. Dosen Biokteknologi Unsulbar ini mengatakan, teknologi sederhana ini bisa mengubah sampah jadi energi alternatif.
“Multi-feedstock pyrolysis merupakan proses penguraian termal dan dekomposisi kimia sampah stereofom, plastik, ataupun jenis sampah anorganik lainnya dalam kondisi tanpa oksigen pada suhu antara 300 derajat Celsius hingga 800 derajat Celsius,” kata Mufti Hatur Rahmah.
“Material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas melalui proses destilasi kering hingga dihasilkan gas propilin, cairan, dan residu padat. Produk cair yg dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak setara dengan bensin, solar, ataupun minyak tanah,” lanjut dosen Bioteknologi Unsulbar ini.
Pengembangan multi-feedstock pyrolysis ini akan terus dilakukan untuk mengubah sampah jadi BBM sebagai solusi permasalahan sampah dan demi kesejahteraan warga. BBM hasil pembakaran sampah ini akan dikembangkan agar bisa jadi solar, minyak tanah mau pun bensin sebagai energi alternatif. (***)





