Mamasa,terassulbar.id – Mahasiswa mendesak aparat penegak hukum (APH) segera mengusut dugaan korupsi dalam proyek pembangunan sekolah di Kabupaten Mamasa. Salah satunya pembangunan SDN 003 Maerang di Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, yang seharusnya rampung pada 2024 namun hingga kini dibiarkan mangkrak.
Perwakilan mahasiswa, Muh. Nabir, menilai kondisi tersebut mencerminkan wajah buruk birokrasi dan lemahnya komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan.
“Ini bukan lagi sekadar proyek terlambat. Ada indikasi kuat penyalahgunaan anggaran. Kalau sekolah saja bisa dibiarkan terbengkalai, bagaimana dengan sektor lain? Pemerintah jangan main-main dengan masa depan anak bangsa,” tegasnya, Jumat (5/9/2025).
Mahasiswa menegaskan, proyek terbengkalai tidak hanya merugikan siswa, tapi juga berpotensi melanggengkan praktik korupsi. Mereka meminta APH segera melakukan audit menyeluruh dan menindak tegas pihak yang terlibat.
“Jika pemerintah dan APH terus berdiam diri, artinya mereka ikut membiarkan kebodohan tumbuh. Kami siap turun ke jalan dengan aksi besar sampai persoalan ini dituntaskan,” pungkas Nabir.(*)






