Warga Rangas Keluhkan Tagihan PDAM Majene yang Tak Sesuai Pemakaian

Majene, Terassulbar.id – Salah seorang warga Lingkungan Rangas, Kelurahan Totoli, Kabupaten Majene, mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Ia menilai tagihan air yang dibayarkan setiap bulan tidak sesuai dengan pemakaian sebenarnya.

Menurut pengakuannya, meski jarang berada di rumah karena sering bermalam di kediaman keluarganya di luar Lingkungan Rangas, jumlah tagihan yang diterima setiap bulan tetap sama.

“Beberapa bulan lalu saya bayar Rp45.000, tapi tiga bulan terakhir ini jumlahnya tetap sama. Padahal saya sering pergi, kadang tiga hari dalam seminggu saya tidak di rumah,” keluhnya, Minggu (19/10/2025).

Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas penagih PDAM di wilayahnya. Namun, jawaban yang diterima tidak memuaskan.

“Saya tanya kenapa pembayaran saya sama terus seperti bulan lalu, padahal saya jarang pakai air di rumah. Tapi petugas hanya bilang tetap sama,” ungkapnya dengan nada bingung.

Warga paruh baya itu berharap pihak PDAM Majene dapat meninjau kembali sistem penagihan, agar sesuai dengan pemakaian air pelanggan setiap bulannya.

“Kami tidak tahu cara membaca meteran air. Setiap bulan kami hanya menerima tagihan sejumlah tertentu dan langsung membayar, meski dalam hati bertanya-tanya,” tutupnya.

Hingga berita inj dimuat, belum ada komfirmasi dari pihak PDAM Majene.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *