MAJENE — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Diklora) Kabupaten Majene, A. Asraf Tammalele, S.Sos., menunjukkan dukungannya terhadap percepatan pembangunan infrastruktur kerakyatan. Ia hadir langsung dalam acara peresmian (launching) pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang mengusung semangat “Negara Hadir untuk Rakyat”.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya:
- Komandan Kodim (Dandim) 1401/Majene, Letkol Czi. Aji Setyawan
- Perwakilan Kejaksaan Negeri Majene
- Perwakilan Kepolisian Resor (Polres) Majene
- Para Kepala Desa serta seluruh anggota Babinsa se-Kabupaten Majene
Kolaborasi Strategis untuk Aksesibilitas dan Kesehatan
Kehadiran A. Asraf Tammalele dalam momentum ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan aparat penegak hukum. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan program-program strategis nasional dan daerah dapat menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar masyarakat di pelosok.
- Program Jembatan Garuda: Diharapkan mampu membuka isolasi wilayah, memperlancar roda perekonomian, serta mempermudah akses anak-anak menuju sekolah dan mendukung berbagai kegiatan kepemudaan di desa.
- Program Titik Air Bersih: Menjadi solusi jangka panjang yang sangat strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan, sanitasi, dan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Komitmen Bersama untuk Kesejahteraan Rakyat
Dalam keterangannya, Kadis Diklora A. Asraf Tammalele mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan program tersebut.
“Semoga Jembatan Garuda dan titik air bersih yang dibangun membawa manfaat nyata bagi kemudahan dan kesejahteraan masyarakat Majene. Ini adalah wujud nyata bahwa negara benar-benar hadir di tengah-tengah rakyat,” ungkapnya penuh optimisme.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 1401/Majene Letkol Czi. Aji Setyawan menekankan pentingnya peran aktif seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap para Kepala Desa dan Babinsa dapat mengoptimalkan fungsi pengawasan serta komunikasi sosial di lapangan, sehingga pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antarinstansi ini, Kabupaten Majene optimis dapat mewujudkan pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga di berbagai penjuru daerah.(*)






