Majene.Terassulbar – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Jasman mengungkap berbagai tantangan pembangunan daerah yang tidak ringan.
Diantaranya terkait perubahan sosial, perkembangan teknologi, kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks, serta tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang transparan dan responsif.
“Kedepan ini, tantangan pengembangan daerah semakin beragam dan tidaklah mudah. Karena itu, membutuhkan kerja bersama dari seluruh pemangku kepentingan di daerah,” papar Jasman, pada Rabu 13 Agustus 2026, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Majene menjadikan Hari Jadi ke-481 sebagai momentum memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Perbedaan pandangan dan latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun daerah.
Jasman juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan daerah dengan harapan dapat memberikan dampak positif sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Di sisi lain, DPRD Kabupaten Majene melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan akan terus mendorong pemerintah daerah agar berbagai program pembangunan benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat. “Utamanya bagi kami di komisi III DPRD Majene, berkomitmen memberikan perhatian terhadap sektor-sektor yang menjadi ruang lingkup kerja kami,” imbuh Jasman.
Peringatan Hari Jadi Majene ke-481 akan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Majene, pada 15 Agustus mendatang. Diharap menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Semoga Majene semakin baik, semakin maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Jasman. (adv)






