MAJENE, 29 September 2026 – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memantau progres program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal. Kegiatan ini bertujuan memastikan rehabilitasi dan pembangunan sarana-prasarana berjalan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) dan Standar Operasional yang berlaku, demi terciptanya fasilitas belajar yang aman, layak, dan berkualitas .
Tim pemantau dipimpin langsung oleh Kepala Disdikpora Majene, Andi Asraf Tammalele, S.Sos., didampingi Perencana Ahli Muda Muhammad Alim, S.Pd.,M.Si, serta Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Hj. Nahirah, SE, MM. Peninjauan dilakukan di 4 titik lokasi berbeda yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tammerodo Sendana dan Kecamatan Malunda.
Lokasi yang dikunjungi meliputi:
1. Yayasan PORI Cabang Tammerodo Sendana, Kecamatan Tammerodo Sendana TK KB PORI Pandeng-Pandeng, Jl. Daeng Nandrang, Desa Tammerodo Utara
2. TK Negeri Desa Maliaya, Jl. Olahraga, Desa Maliaya, Kecamatan Malunda
3. TK Negeri Desa Kayuangin, Jl. Durian, Desa Kayuangin, Kecamatan Malunda
54 TK PGRI Fatimiyah Pao-Pao, Kecamatan Malunda
Dalam peninjauannya, Andi Asraf Tammalele menegaskan bahwa program revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan langkah strategis meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar. “Setiap pekerjaan mulai dari struktur bangunan, bahan yang dipakai, hingga tata letak ruang belajar harus mengacu standar nasional. Jangan ada penyimpangan sedikit pun, karena ini hak anak-anak mendapatkan tempat belajar yang nyaman dan aman,” ujarnya.
Hj. Nahirah menambahkan, pihaknya juga mengecek administrasi dan kelengkapan dokumen pelaksanaan agar transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami pastikan setiap tahap pencatatan, pelaporan, dan pelaksanaan sesuai aturan. Hal ini penting agar bantuan pemerintah benar-benar bermanfaat jangka panjang,” jelasnya.
Hingga saat ini, progres pekerjaan di keempat lokasi dinilai berjalan baik dan sesuai jadwal. Pihak sekolah dan pengelola lembaga juga menyambut baik pemantauan ini sebagai bentuk dukungan sekaligus pembinaan agar hasil akhir maksimal.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan menjadi prioritas pemerintah daerah guna pemerataan akses pendidikan, terutama di daerah pinggiran, sehingga kesempatan belajar yang setara dapat dinikmati seluruh anak usia dini di Kabupaten Majene.






