Masalah Pendanaan dan Regulasi GSI Hambat Keberangkatan Atlet Sulbar ke Nasional, Disdikbud Disorot

MAJENE, SULBAR — Impian para siswa-atlet Gala Siswa Indonesia (GSI) perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) untuk berlaga di tingkat nasional terancam kandas. Langkah mereka yang telah berjuang dari tingkat kabupaten hingga provinsi kini terhambat akibat ketidakpastian pendanaan serta kesimpangsiuran pemahaman atas regulasi resmi ajang tersebut.

​Sejumlah pelatih dan orang tua siswa menyampaikan keluhannya terkait lambannya penanganan serta koordinasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat, yang dinilai bertanggung jawab atas keberangkatan tim perwakilan daerah.

​Salah satu pelatih yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa pihak dinas provinsi seharusnya sudah memahami regulasi dan mengalokasikan anggaran keberangkatan sejak awal.

​”Yang kami pahami, Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar seharusnya sudah memahami regulasi sejak awal dan menyiapkan pendanaan agar perwakilan Sulbar bisa berangkat tepat waktu. Sangat miris ketika anak-anak sudah berjuang, tetapi harus terhambat karena masalah teknis seperti ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

​Ketidakjelasan ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan orang tua dan pelatih. Mereka berharap Disdikbud Provinsi Sulbar segera memberikan klarifikasi resmi mengenai status perwakilan, alur regulasi GSI, serta kepastian anggaran keberangkatan agar perjuangan para siswa-atlet tidak terbuang sia-sia.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat belum memberikan pernyataan resmi terkait kendala pendanaan maupun persoalan regulasi yang disorot oleh para wali atlet.

​Kondisi ini menjadi catatan penting dalam tata kelola pembinaan prestasi olahraga pelajar di daerah. Keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kemenangan di tingkat provinsi, tetapi juga kesiapan regulasi, perencanaan anggaran yang matang, serta koordinasi yang solid agar bibit-bibit unggul daerah dapat bersaing di kancah nasional

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *