KAMRI: RSUD Majene Darurat Fasilitas Pelayanan

Majene,terassulbar.id – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Darurat Fasilitas Pelayanan RSUD Majene” pada Senin (20/10/2025).

Pantauan wartawan Terassulbar.id, puluhan mahasiswa dari KAMRI mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene. Massa aksi membawa spanduk berisi tuntutan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur RSUD Majene, mendesak penjelasan terkait kelangkaan obat, serta meminta peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien.

Namun, tidak satu pun perwakilan dari pihak rumah sakit yang menemui para demonstran.

Koordinator aksi, Muhammad Firsan, mengatakan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk protes atas minimnya fasilitas dan kelangkaan obat di RSUD Majene. “Kami menuntut pihak direktur RSUD Majene memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait kelangkaan obat yang terjadi,” ujarnya.

Menurut Firsan, kelangkaan tersebut telah berdampak langsung pada pasien. “Dua hari lalu kami mendatangi apotek RSUD Majene untuk menanyakan ketersediaan obat. Ternyata banyak pasien terpaksa membeli obat di luar, bahkan hingga ke Polewali,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kasus pasien asal Kecamatan Malunda yang gagal dirujuk ke RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar akibat kendala administrasi.

Firsan berharap Pemerintah Kabupaten Majene, khususnya Bupati Majene, segera mencopot Direktur RSUD Majene. “Dari tahun lalu sampai sekarang tidak ada kejelasan mengenai persoalan ini. Kami khawatir anggaran obat-obatan tidak dikelola sebagaimana mestinya,” tegasnya

Laporan:Juita Mammis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *