
MAMASA,TERASSULBAR.ID-Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, belakangan ini menjadi sorotan di media sosial setelah munculnya seruan warga yang menginginkan kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah mereka. Status-status yang viral di platform seperti Facebook, Twitter, dan Instagram maupun stautus WathsApp, menyuarakan harapan masyarakat agar KPK turun tangan memeriksa dan membersihkan praktik korupsi yang diduga terjadi di daerah tersebut.
Warga Mamasa melalui unggahan-unggahan mereka menyatakan kekhawatiran akan maraknya dugaan penyimpangan dana publik, proyek pembangunan yang tidak transparan, serta praktik korupsi di sejumlah instansi pemerintah. Mereka berharap KPK dapat melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Saatnya KPK datang ke Mamasa. Kami butuh keadilan dan kepastian hukum,” tulis salah satu warganet di Facebook. Unggahan serupa juga ramai dibagikan, dengan tagar #KPKDatangKeMamasa menjadi trending di Twitter wilayah Sulawesi Barat.
Menanggapi hal ini, sejumlah tokoh masyarakat dan aktivis antikorupsi di Mamasa mendukung seruan warga. Mereka menegaskan bahwa kehadiran KPK sangat penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. “Kami mendukung penuh upaya warga yang menginginkan transparansi dan pemberantasan korupsi. KPK harus segera bertindak,” ujar salah satu aktivis.
Sementara itu, pihak KPK belum memberikan tanggapan resmi terkait seruan ini. Namun, masyarakat Mamasa berharap agar lembaga antikorupsi tersebut segera merespons dan mengambil langkah konkret untuk memenuhi harapan warga.
Kehadiran KPK di Mamasa dinilai akan menjadi angin segar bagi upaya pemberantasan korupsi di daerah tersebut, sekaligus mengirim pesan tegas bahwa praktik korupsi tidak akan ditoleransi di mana pun. Warga Mamasa pun berharap agar suara mereka didengar dan diwujudkan dalam tindakan nyata.(*)





