Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat Serahkan Al-Qur’an Braille untuk Masyarakat Disabilitas di SLB Negeri Pamboang

MAJENE,TERASSULBAR.ID – Sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi sosial, Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) hari ini,Kamis (9 Januari 2025) menyerahkan Al-Qur’an Braille kepada SLB Negeri Pamboang, Kabupaten Majene.

Al-Qur’an Braille ini merupakan donasi dari  Iman Suligi, Founder  Kampung Baca di Jember, Jawa Timur, yang diwakili oleh Kepala UPA Perpustakaan Unsulbar, Thamrin, S.Pd., M.Pd., Penyerahan ini dilakukan di SLB Negeri Pamboang dengan tujuan untuk memfasilitasi pendidikan bagi siswa-siswi disabilitas, khususnya yang membutuhkan akses terhadap literasi agama.

Al-Qur’an Braille yang terdiri dari 29 juz ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan agama bagi penyandang disabilitas, terutama mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Program ini berfokus pada penyediaan sarana pendidikan yang inklusif, agar anak-anak disabilitas dapat belajar dengan fasilitas yang memadai.

Proses Pengiriman yang Penuh Perjuangan

Kepala UPA Perpustakaan Unsulbar, Thamrin, menyampaikan bahwa proses pengiriman Al-Qur’an Braille ini tidaklah mudah.

“Awalnya, kami terkendala biaya pengiriman. Beberapa donatur sempat membantu, namun masih belum cukup. Berkat perhatian dari Kang Maman Suherman, penulis dan tokoh literasi nasional, serta bantuan dari JNE Bekasi, akhirnya proses pengiriman bisa terlaksana. Dari Jember ke Bekasi, dan akhirnya sampai di Majene hanya dalam waktu sekitar empat hari. Alhamdulillah, kami bisa sampai ke titik ini,” jelas Thamrin dalam sambutannya.

Thamrin berharap bahwa Al-Qur’an Braille ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh siswa-siswi di SLB Negeri Pamboang. “Kami berharap Al-Qur’an Braille ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas belajar bagi anak-anak di SLB Pamboang, terutama dalam hal pendidikan agama,” tambahnya.

Harapan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat 

Kegiatan penyerahan Al-Qur’an Braille ini juga dihadiri oleh *Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat,Dr. H. Mithhar, M.Pd. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap donasi tersebut.

“Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi SLB Negeri Pamboang. Kedatangan kami bukan hanya untuk menyerahkan Al-Qur’an Braille ini, tetapi juga untuk melihat langsung kondisi dan situasi di sekolah ini. Kami berharap pihak SLB Negeri Pamboang bisa memanfaatkan Al-Qur’an Braille ini secara maksimal untuk anak-anak di sini,” ungkap Dr. Mithhar.

Dia juga menyampaikan bahwa ini mungkin merupakan Al-Qur’an Braille pertama di Kabupaten Majene, bahkan di Sulawesi Barat. “Kami akan terus berupaya untuk memfasilitasi peserta didik kita agar bisa belajar secara maksimal dengan sarana dan prasarana yang berkualitas,” tambahnya.

Pentingnya Akses Literasi Untuk Disabilitas

Pemberian Al-Qur’an Braille ini menjadi simbol penting dari upaya inklusi sosial yang semakin diperhatikan oleh berbagai pihak di Indonesia. Akses terhadap bahan bacaan berkualitas, seperti Al-Qur’an Braille, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi penyandang disabilitas. Program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak dengan disabilitas untuk mengakses pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala SLB Negeri Pamboang,Muhsidin, S.Pd. turut menyampaikan terima kasih atas donasi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari para penggiat literasi, terutama Kampung Baca, yang telah memberikan Al-Qur’an Braille ini. Ini adalah sebuah langkah besar bagi pendidikan anak-anak kami di SLB Pamboang,” ujar Muhsidin.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para tenaga pendidik dari SLB Negeri Pamboang, yang turut mendukung penggunaan Al-Qur’an Braille dalam proses pembelajaran di sekolah tersebut.

Meningkatkan  Akses Pendidikan Bagi Penyandang  Disabilitas 

Program ini adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan adanya donasi Al-Qur’an Braille ini, diharapkan anak-anak dengan keterbatasan penglihatan di SLB Negeri Pamboang dapat lebih mudah mengakses materi pendidikan agama dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Di masa depan, diharapkan semakin banyak inisiatif serupa yang dapat mendukung akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, tidak hanya di Sulawesi Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *