POLEWALI MANDAR, 2 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mulai menaruh perhatian serius terhadap kondisi Jalan Poros Tutar. Jalur ini dinilai terlalu sempit dan rawan kecelakaan, menyusul banyaknya laporan warga serta insiden nahas yang merenggut nyawa, termasuk kisah memilukan yang menimpa satu keluarga di Dusun Beluwu, Kelurahan Puccadi.
Jalan Poros Tutar merupakan akses vital bagi kendaraan pribadi maupun angkutan barang. Namun, lebar jalan yang terbatas dan minimnya ruang aman sering kali memicu tabrakan atau kendaraan tergelincir. Kondisi ini kini harus menjadi prioritas pembenahan Pemkab Polewali Mandar melalui rencana pelebaran jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna lalu lintas.
Kisah paling menyedihkan datang dari Dusun Beluwu, Kelurahan Puccadi. Pada Rabu (2/9/2026), kecelakaan maut kembali merenggut nyawa seorang warga bernama Herman di kawasan Kebumikan. Peristiwa tragis ini seolah mengulang takdir pahit sang istri, yang juga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di lokasi serupa pada 12 Maret 2026 lalu.
Warga setempat mengaku sangat terpukul dengan kejadian beruntun tersebut. Kehilangan dua anggota keluarga inti di titik yang sama menjadi bukti nyata tingginya risiko melintas di ruas jalan ini. Masyarakat berharap agar perbaikan dan pelebaran Jalan Poros Tutar dapat segera direalisasikan agar tidak ada lagi korban jiwa di masa mendatang.(*)






