Gugus Siamasei Majene Gelar Diseminasi SPMI, Perkuat Perencanaan Sekolah Berbasis Rapor Pendidikan

MAJENE — Gugus Siamasei Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, menggelar kegiatan diseminasi praktik dan penjelasan teknis tahapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan kapasitas satuan pendidikan dalam mengimplementasikan siklus SPMI untuk mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan” ini berlangsung di SDN 55 Deteng-Deteng Majene, Senin (1/9/2026).

​Acara ini dihadiri oleh ketua dan anggota gugus, para kepala sekolah, guru, serta pengelola administrasi dari seluruh satuan pendidikan di lingkungan Gugus Siamasei.

​Fokus utama diseminasi ini adalah penguasaan keterampilan teknis dalam menelaah dan memetakan isi Rapor Pendidikan, yang menjadi langkah krusial sebelum menyusun dokumen perencanaan serta administrasi sekolah.

​Peserta dibekali panduan praktis untuk menganalisis data hasil penilaian, mengidentifikasi akar masalah, hingga menetapkan prioritas perbaikan. Hasil analisis tersebut nantinya dituangkan ke dalam Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana Kerja Tahunan (RKT), serta Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).

​Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa Rapor Pendidikan bukan sekadar laporan, melainkan fondasi utama dalam menyusun rencana pengembangan sekolah yang akurat dan berbasis data.

​”Kemampuan menelaah dan memetakan temuan dari Rapor Pendidikan menentukan kualitas dokumen RKJM, RKT, maupun ARKAS. Tanpa analisis yang tepat, perencanaan tidak akan menjawab kebutuhan nyata peningkatan mutu,” ujar narasumber.

​Sesi praktik langsung mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka aktif mencoba mengidentifikasi indikator mutu, menyusun peta masalah, hingga memindahkan hasil analisis ke dalam format perencanaan dan penganggaran sekolah. Diskusi interaktif juga mewarnai jalannya acara, khususnya terkait kendala penyelarasan data Rapor Pendidikan dengan pengisian ARKAS serta penyusunan target yang terukur.

​Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman dan kemampuan teknis satuan pendidikan agar penerapan SPMI berjalan konsisten.

​”Kami ingin setiap sekolah tidak hanya memahami konsep SPMI, tetapi mampu menerjemahkan data Rapor Pendidikan menjadi rencana kerja dan anggaran yang konkret, sehingga mutu pendidikan meningkat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

​Apresiasi positif datang dari peserta. Salah satu kepala sekolah mengaku kegiatan ini sangat membantu mengatasi kebingungan mereka selama ini dalam menyusun dokumen perencanaan berbasis data.

​”Penjelasan dan praktik langsung ini sangat membantu kami. Selama ini kami sering bingung menyusun dokumen tersebut secara tepat, dan kegiatan ini menjadi solusi nyata,” ujarnya.

​Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama untuk terus berkoordinasi dalam penerapan SPMI. Melalui diseminasi ini, seluruh satuan pendidikan di Gugus Siamasei diharapkan mampu menyusun dokumen perencanaan dan penganggaran yang mandiri, akurat, dan berkelanjutan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *