Pangkep,terassulbar.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Andi Asraf Tammalele, S.Sos., resmi menerima gelar adat “Daeng Marola” dari Lembaga Adat Labakkang. Penganugerahan berlangsung di Rumah Adat Balla Lompoa Labakkang, Kabupaten Pangkep, Rabu,24/9/2024.
Dalam sertifikat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Lembaga Adat Labakkang, Andi Syukri Karaeng Ramma, serta Sekretaris Umum, Andi Sahib Noor Karaeng Sitonra, disebutkan bahwa gelar adat ini melekat pada nama Andi Asraf Tammalele sejak hari penganugerahan dan berlaku selamanya.
Andi Asraf menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut.
“Gelar adat ini merupakan amanah besar bagi saya. Semoga dengan gelar Daeng Marola, saya bisa terus menjaga marwah adat dan lebih bersemangat dalam mengabdi, khususnya untuk kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Majene maupun di Sulawesi Barat pada umumnya,” ujarnya.
Pemberian gelar adat “Daeng Marola” ini dinilai sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Andi Asraf di bidang pendidikan, sekaligus pengakuan adat terhadap kiprahnya di masyarakat. Gelar tersebut diharapkan menjadi simbol kehormatan serta pengingat akan tanggung jawab moral dan sosial yang melekat pada penerimanya.
Dengan penganugerahan ini, Andi Asraf kini tidak hanya dikenal sebagai birokrat di bidang pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar adat Labakkang yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.(*)






