Hadapi Tantangan AI, Rektor Unsulbar Lepas 500 Lulusan pada Wisuda Periode II

MAJENE – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses menggelar prosesi Wisuda Sarjana dan Profesi Periode II Tahun Akademik 2025/2026 dengan khidmat pada Sabtu (16/5/2026). Dalam momentum sakral ini, sebanyak 500 wisudawan resmi dikukuhkan dan siap bertransformasi menjadi penggerak di masyarakat.

​Rektor Unsulbar, Prof. Dr. Muhammad Abdy, dalam pidato akademiknya menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan titik awal pembuktian integritas di tengah dunia yang kian kompleks. Secara khusus, ia menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang kini mulai mendisrupsi berbagai sektor pekerjaan.

​”Wisuda hari ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal menuju kehidupan yang sesungguhnya. Gelar akademik yang saudara sandang adalah amanah moral dan tanggung jawab sosial,” tegas Prof. Muhammad Abdy di hadapan para wisudawan, senat, dan orang tua yang hadir.

​Pada periode ini, Unsulbar mencatatkan tren akademik yang positif. Rata-rata masa studi lulusan berhasil ditempuh dalam waktu 4 tahun 8 bulan, dengan capaian rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang cukup tinggi, yaitu 3,69.

​Berikut adalah rincian sebaran 500 wisudawan dari berbagai fakultas di lingkungan Unsulbar:
Fakultas

Jumlah Lulusan:

Fakultas Ekonomi (FE) 95 orang
Fakultas Teknik (FT) 94 orang
Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapetkan)
71 orang
Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) 46 orang
Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Hukum (FISIPH) 42 orang
Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan)
29 orang
Fakultas MIPA (FMIPA) 23 orang
Total Lulusan Mahasiswa yang di Wisuda 500 orang

​Menyikapi ketatnya persaingan global, Prof. Muhammad Abdy mengingatkan bahwa nilai akademik tinggi atau IPK semata tidak lagi cukup untuk menjamin kesuksesan di masa depan.

​Menurutnya, dunia kerja modern saat ini lebih memprioritaskan kombinasi antara kemampuan adaptasi (adaptability), kejujuran, kerja keras, kecakapan komunikasi (communication skills), serta karakter yang kuat.

​Di samping memberikan motivasi kepada alumni, Rektor juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua yang telah menjadi sistem pendukung (support system) utama mahasiswa.

​”Hari ini bukan hanya kebahagiaan bagi para wisudawan, tetapi juga kemenangan bagi orang tua dan keluarga yang selama ini telah berjuang, berdoa, dan berkorban demi pendidikan putra-putrinya,” imbuhnya.

​Sebagai bentuk transparansi publik, Unsulbar turut memaparkan sejumlah capaian strategis sepanjang Tahun Akademik 2025/2026. Di antaranya meliputi:

​Peningkatan status akreditasi sejumlah program studi (prodi).

​Keberhasilan dosen dalam mengamankan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari kementerian.

​Lonjakan prestasi mahasiswa di tingkat regional hingga nasional.

​Meski mengakui masih ada ruang evaluasi dalam hal pelayanan dan fasilitas kampus—yang diiringi permohonan maaf terbuka—Rektor menegaskan bahwa Unsulbar terus bergerak maju untuk menjadi perguruan tinggi negeri yang semakin diperhitungkan di Indonesia.

​”Kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari jabatan dan penghasilan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain. Jaga selalu nama baik almamater,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *