Majene,terassulbar.id- Ratusan siswa didampingi guru dan alumni SMAN 2 Majene melakukan aksi solidaritas di Polres Majene, Senin (22/9/2025).
Diketahui mereka berjalan kaki star dari SMAN 2 Majene menuju Mako Polres Majene.
Saat dikonfirmasi pihak sekolah Wakasek kesiswaan Muhammad Ishaq S,pd mengatakan ini adalah aksi solidaritas atau aksi damai dari warga SMAN 2 Majene.
Adapun agenda aksi solidaritas atau aksi damai ini yaitu pihak SMAN 2 Majene tetap masih solidaritas kepada Kepala Sekolah sesama warga SMAN 2 Majene.
Disaat ada pemberitaan dugaan pelecehan seksual disalah satu media online.
Tetapi kami dari pihak sekolah sangat mengenal karakter Kepala Sekolah dan beranggapan beliau itu tidak melakukan apa-apa sesuai dengan kasat mata itu yang bisa memberikan keyakinan.
Namun kami mengkarter dari informasi luar bahwa bukan lagi sekedar dugaan tetapi ada prasangka menjadi bola liar di publik bahwa beliau begini. Jadi apa yang dilakukan pihak hukum saat ini kami from sesuai jalurnya
Terkait siswa yang ikut aksi solidaritas”kami tidak bisa melarang karena antara siswa dan kepala sekolah bagaikan anak dan orang tua,” tuturnya.
Apapun yang disampaikan hari ini sudah direspon oleh bapak kasat Reskrim Polres Majene bisa mengakomodir dari pihak guru untuk ketemu bapak kepala sekolah.
Ishaq berharap agar nama baik kepala sekolah dibersihkan dan tidak terbukti, semoga Allah memberi jalan yang terbaik pada kebenaran karena apa yang diberitakan itu tidak semua benar.
Ishaq tekankan kita kembalikan pada pihak hukum dan selesai dengan baik
Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim AKP Laurensius Madya Wayne, S.T.K., S.I.K.
menanggapi bahwa terkait aksi solidaritas dari para guru SMAN 2 Majene, kami menerima dan menghargai bentuk dukungan moril yang diberikan.
Namun terkait kasus yang terjadi di SMAN 2 Majene, kami mohon dukungannya agar kasus tersebut dapat di tuntaskan sesuai fakta-fakta yang ditemukan dan juga sesuai dengan infomasi yang diberikan oleh para saksi.
Laporan:Juita Mammis
Editor:Redaksi






