Mamuju,Terassulbar,- Penjabat Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh memimpin rapat kerja pimpinan 2023 di Graha Sandeq Gubernuran di Mamuju, Rabu (17/5/2023).
Seluruh pegawai Pemprov diharap aktif mengatasi tantangan pembangunan Sulbar. Diantaranya, Fiskal terbatas, problem SDM termasuk stunting, konektifitas, kemiskinan, dan kinerja ekonomi belum akseleratif. “Mudah-mudahan ada jalan bagi kita. PAD meningkat, transfer meningkat dan teman-teman jangan bosan berdoa dan berkarya,” tutur Prof Zudan.
Seluruh perangkat daerah harus satu frekuensi, menjadi ASN Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK), serta ‘Millete Diatonganan’ dan ‘Malaqbi’.
Prof Zudan menginginkan hadirnya birokrasi gesit dan responsif. Harus mampu menjadi solusi. “Jangan ada surat masuk ditaruh karena bukan kewenangan provinsi. Itu contoh birokrasi tidak responsif. Kita mengantarkan surat itu ke pejabat berwenang. Misalnya banjir, itu bukan kewenangan provinsi. Gesit-responsif itu harus sampai solusi. Maka karena bukan kewenangan provinsi, siapkan surat kepada bupati,” terang Prof Zudan.
Dia juga mendorong OPD menjalankan fungsi rencana-kerjakan-awasi. Harus mengecek setiap hasil pekerjaan yang telah direncanakan. Penting pula setiap OPD menjalankan fungsi branding dan marketing, yaitu mempromosikan setiap potensi yang dimiliki Sulbar. (dhi)






