Bupati Majene Buka Resmi Workshop Penurunan Angka Putus Sekolah Bidang PAUD & PNF Tahun 2026

MAJENE — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene menyelenggarakan Workshop Penurunan Angka Putus Sekolah Bidang PAUD & PNF Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di [Tempat Kegiatan] ini dibuka secara resmi oleh Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., Jumat (5/9/2026).

​Hadir pula dalam acara tersebut Asisten I Setda Kabupaten Majene, Drs. H. Mustamin, serta Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Majene, Hj. Nahirah, S.E., M.M., bersama Hj. Najmah B. Fattah. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala sekolah PAUD, pengelola lembaga Pendidikan Non-Formal (PNF), pengawas pendidikan, serta pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.

​Dalam sambutannya, Bupati Majene menegaskan bahwa penurunan angka putus sekolah menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, dan upaya memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, serta masyarakat.

“Kita tidak boleh membiarkan ada satu pun anak di Kabupaten Majene berhenti bersekolah karena alasan apa pun. Bidang PAUD dan PNF memegang peranan sangat strategis dalam menjangkau anak-anak dan warga yang membutuhkan layanan pendidikan, sehingga peranannya harus terus diperkuat dan dioptimalkan,” ujar Bupati.

Fokus dan Tujuan Workshop

​Workshop ini bertujuan merumuskan strategi dan langkah konkret dalam menekan angka putus sekolah, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non-Formal. Sejumlah materi utama yang dibahas meliputi:

  • Identifikasi akar penyebab putus sekolah di wilayah Kabupaten Majene.
  • Penyusunan strategi pencegahan dan penanganan anak berisiko putus sekolah.
  • Optimalisasi peran PAUD dan PNF dalam menjangkau anak-anak yang belum atau tidak bersekolah.
  • Penguatan peran serta orang tua dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak.
  • Perumusan rencana kerja dan langkah tindak lanjut bersama.

​Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Majene, Hj. Nahirah, S.E., M.M., dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan dukungan penuh dari TP PKK. Pihaknya siap berperan aktif dalam sosialisasi pentingnya pendidikan di tingkat keluarga dan masyarakat guna mendukung keberhasilan program penurunan angka putus sekolah di Kabupaten Majene.

​Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan interaktif, diisi dengan diskusi serta pertukaran pengalaman antarpeserta dari berbagai wilayah kecamatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rekomendasi serta program nyata yang mampu menurunkan angka putus sekolah secara signifikan di Kabupaten Majene pada tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *