Mahasiswa Seruduk Kantor Bawaslu Majene

Majene,Terassulbar – Polemik penetapan Anggota Bawaslu Kabupaten Majene yang diduga meloloskan salah satu bakal calon legislatif (Bacaleg) terus memanas di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Komite Aliansi Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, Sulbar menyambangi dan berunjuk rasa kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Majene, Rabu 23 Agustus 2023.

Bacaan Lainnya

Mahasiswa menuntut agar lembaga pengawas Pemilu di daerah ini tidak terkontaminasi akan politik praktis, apalagi intervensi dari peserta pemilihan umum nantinya.

Karena itu, mahasiswa mempertanyakan kejelasan isu yang beredar terkait lolosnya salah satu figur Bacaleg menjadi anggota Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) di Kabupaten Majene.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan dari DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan Bawaslu RI terkait kasus ini,” ujar perwakilan demonstran, Syamsuddin saat berorasi di depan Kantor Bawaslu Majene, Rabu.

Pihaknya mengaku akan terus melakukan pengawalan hingga pihak-pihak terkait memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

“Kita akan kawal kasus ini sampai selesai. Kita tidak ingin Bawaslu disusupi Parpol, sebab hanya akan menciderai pesta demokrasi di daerah kita,” tegas mahasiswa STAIN Majene itu.

Salah satu anggota Bawaslu Majene beberapa hari ini diisukan terafiliasi dengan Parpol, yakni Yanti Rezki A. Dirinya menjadi sorotan usai namanya sempat terdaftar sebagai Bacaleg dari PDIP tingkat Kabupaten Mamuju Tengah.

Pihak Bawaslu Majene sendiri mengaku tak dapat memberikan komentar atas polemik ini. “Kami tidak punya kewenangan untuk memberi penjelasan,” kata Ketua Bawaslu Majene, Sofyan Ali.

Sementara itu dari Mamuju, Bawaslu Sulbar juga mengaku tidak tahu menahu hal tersebut. “Karena itu kan ranahnya Timsel kan ya,” ujar Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sulbar, Hamrana Hakim kepada detikcom.

Hamrana mengatakan jika pihaknya hanya menerima nama-nama calon yang lulus dari Timsel kemudian melakukan fit and proper test. Dia menjelaskan jika penentuan kelulusan akhir ada di tangan Bawaslu RI di Jakarta. (acc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *