Majene.Terassulbar – Peringatan Hari Jadi Majene tahun ini diharapkan menjadi ajang evaluasi dan saling menguatkan antar stakeholder daerah demi pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata di seluruh wilayah.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rasid menuturkan bahwa para pemangku kebijakan harus terus merefleksi perjalanan dan capaian pembangunan daerah yang telah dilakukan.
Dia menyebut, peringatan Hari Jadi Majene ke-481 bukan sekedar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan pembangunan daerah. “Semoga ke depan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat menghadirkan Majene maju dan masyarakat sejahtera,” harap Rasid, pada 16 Agustus 2026.
Dia menegaskan bahwa pembangunan yang efektif menuntut kolaborasi apik dari seluruh pihak. “Kemajuan wilayah butuh kerjasama dan sinergitas stakeholder yang ada. Kita semua harus berkomitmen untuk terus hadir memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan masyarakat,” urai Rasid.
Paripurna DPRD Kabupaten Majene dalam rangka Peringatan Hari Jadi Majene ke-481 Tahun 2026, berlangsung pada Sabtu 15 Agustus 2026. Dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Majene, Bupati dan Wakil Bupati Majene, Bupati Polewali Mandar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Peringatan Hari Jadi Majene ke-481 tahun ini mengusung tema “Laweang Diattongangang, Leteang Diamalaqbiang”. Mengandung makna mendalam dan relevan dengan kehidupan pemerintahan maupun masyarakat. “Semoga menjadi energi positif untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha dan stakeholder lain,” tandasnya. (adv)






