KOHATI Badko Sulbar Gelar Edukasi Anti-Bullying dan Penanaman Pohon di Ponpes Attahiriah Annahdiyah

MAMUJU — Korps HMI-Wati (KOHATI) Badan Koordinasi (Badko) HMI Sulawesi Barat menggelar sosialisasi dan edukasi bertema lingkungan pendidikan yang aman, ramah, serta bebas dari kekerasan. Kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Attahiriah Annahdiyah, Kabupaten Mamuju, Kamis (17/9/2026).

​Aksi nyata ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad KOHATI ke-60. Tujuannya adalah mendorong terciptanya ekosistem belajar yang nyaman bagi para santri sekaligus menekan angka perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan.

​Dalam sesi edukasi, para santri diberikan pemahaman mendalam mengenai:

Pengenalan bentuk kekerasan: Identifikasi tindakan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis (bullying).

​Dampak psikologis: Pemahaman tentang kerugian jangka panjang bagi korban maupun pelaku.

​Keberanian melapor: Dorongan agar santri aktif mencegah, berani melapor, dan menolak menjadi bagian dari tindakan perundungan.

​KOHATI Badko HMI Sulbar menegaskan, pesantren dan sekolah semestinya tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang aman untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta merawat sikap saling menghargai antarpeserta didik.

​Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam, rangkaian kegiatan ini ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama para santri. Langkah simbolis tersebut dihadirkan untuk menanamkan nilai tanggung jawab lingkungan serta kepedulian sosial sejak dini kepada generasi muda.

​Melalui momentum Milad ke-60 ini, KOHATI Badko HMI Sulawesi Barat berharap kehadiran organisasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Para santri diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang mewujudkan budaya pendidikan yang ramah, inklusif, dan bebas dari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *