Direktur Baru PDAM Tirta Mandar Majene Dilantik, Ancaman Air Tanpa Kaporit dan Bobroknya Pengelolaan Jadi Ujian Utama

MAJENE,–Pelantikan Budi Mansur, S.Ag sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Mandar Majene oleh Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri, SE., MM pada Senin, 24 Agustus 2026, bukan sekadar seremoni administratif belaka. Di balik harapan besar pemulihan tata kelola perusahaan, kepemimpinan baru ini langsung diadang oleh persoalan krusial yang selama ini diabaikan:

​Masalah Utama: Air Tanpa Kaporit dan Sterilisasi Gagal

​Sorotan tajam kini diarahkan warga Kecamatan Banggae terhadap manajemen lama yang dinilai abai terhadap kesehatan publik. Berdasarkan keluhan warga, air yang mengalir ke rumah-rumah konsumen tidak pernah lagi berbau kaporit, mengindikasikan bahwa sterilisasi air sama sekali tidak dilakukan.

​Padahal, kaporit merupakan zat esensial pembunuh kuman dan bakteri yang wajib dicampurkan secara berkala dalam pengolahan air bersih.

Warga mengungkapkan bahwa selama dua kepemimpinan sebelumnya, jejak penggunaan kaporit tidak pernah ditemukan baik di Bendungan Mangge maupun di beberapa instalasi penampungan air (intake) PDAM Majene.

Absennya zat pemurni air ini menempatkan kesehatan ribuan warga Majene dalam bahaya besar karena mengonsumsi air yang tidak tersterilisasi dengan layak.

​Tuntutan Tegas: Desakan Audit Pengelolaan PDAM

​Melihat karut-marut yang terus berulang, elemen masyarakat dan aktivis PMII, Ma’ruf, mendesak agar direktur baru segera melakukan pembenahan total dari hulu ke hilir. Tidak hanya berfokus pada profesionalitas dan transparansi kelembagaan, aspek teknis pelayanan harus menjadi prioritas utama.

Peringatan Keras: Warga dan aktivis mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan audit menyeluruh pada pengelolaan PDAM Majene. Ada dugaan kuat dan kekhawatiran publik terhadap potensi penyelewengan anggaran atau oknum tak bertanggung jawab yang bermain-main dengan pengadaan dan pengelolaan kaporit selama ini.

Publik Majene kini menagih langkah konkrit dan keberanian Budi Mansur untuk membongkar tuntas masalah internal perusahaan, demi memastikan air bersih yang mengalir ke masyarakat benar-benar aman, layak konsumsi, dan dikelola secara profesional.

​Bagaimana langkah awal yang harus diambil oleh Direktur baru PDAM Tirta Mandar dalam menjawab desakan audit dan keresahan warga terkait krisis air bersih ini?(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *