Dinilai Tak Bermanfaat, Proyek Talud di Kelurahan Totoli Majene Juga Dikeluhkan Karena Sisa Material Ganggu Jalan

MAJENE — Pembangunan talud di Lingkungan Mangge, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, menuai kritik keras dari warga setempat. Selain dinilai tak tepat sasaran dan minim manfaat, proyek tersebut kini dikeluhkan karena sisa-sisa material bangunan dibiarkan berserakan di badan jalan.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, talud yang dibangun tersebut dirasa berlebihan karena dibuat lebih tinggi dari kebutuhan efektif penahanan tanah. Padahal, tebing yang ditahan hanya berketinggian sekitar satu meter dari permukaan dan tidak memiliki potensi longsor yang mengkhawatirkan.

​Kondisi ini memicu tuduhan dari warga bahwa pihak kontraktor hanya berfokus mengejar keuntungan finansial dari volume proyek tanpa memikirkan faedah dan asas kemanfaatan bagi masyarakat.

​Tak berhenti di situ, tumpukan sisa material seperti batu, pasir, dan sisa adukan semen pascapengerjaan tampak dibiarkan melimpah ke bahu hingga badan jalan. Hal ini dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di malam hari.

​”Kontraktor seperti hanya mau cari keuntungan tanpa memikirkan manfaat pembangunan ini. Sudah begitu, sisa materialnya ditinggalkan begitu saja di jalan, sangat mengganggu dan membahayakan warga yang lewat,” ujar salah seorang warga Mangge dengan nada kecewa.

​Ia menyayangkan alokasi anggaran yang dinilai tidak melihat skala prioritas. Menurutnya, masih banyak titik lain di Lingkungan Mangge yang jauh lebih membutuhkan penanganan talud darurat.

​”Masih banyak yang perlu diperbaiki, misalnya di wilayah RT 03. Di sana bahaya longsor sangat tinggi bila terjadi hujan terus-menerus. Bisa-bisa jalanan tergerus air dan terputus total sehingga tidak bisa dilalui,” tambahnya.

​Warga berharap Pemerintah Kabupaten Majene serta instansi teknis terkait segera turun tangan menegur kontraktor pelaksana untuk membersihkan sisa material jalan, sekaligus merespons kebutuhan talud penahan longsor di titik-titik yang vital bagi keselamatan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *