MAJENE — Rangkaian penilaian Lomba Sekolah Bersih, Sehat, dan Terang Tingkat Kabupaten Majene Tahun 2026 kembali berlanjut. Tim penilai gabungan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Majene melaksanakan kunjungan lapangan ke empat satuan pendidikan untuk melakukan verifikasi langsung, Selasa (18/8/2026).
Kehadiran Pejabat Daerah dan Tim Penilai
Kunjungan ini dipimpin oleh Koordinator Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Majene, Abdul Rahman, S.Pd., M.M., didampingi Koordinator Bidang PAUD dan PNF, Hj. Nahirah, S.E., M.M.
Kegiatan tersebut juga dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., yang didampingi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Majene untuk meninjau kesiapan infrastruktur dan lingkungan sekolah secara menyeluruh.
Daftar Lokasi Kunjungan
Mulai pukul 10.30 WITA, rombongan penilai melakukan peninjauan secara berurutan ke empat sekolah berikut:
- TK Negeri Kelurahan Banggae (berlokasi di kompleks belakang Rumah Jabatan Wakil Bupati)
- TK Negeri Pembina Banggae Timur
- SD Negeri 2 Kampung Baru
- SMP Negeri 2 Majene
Pernyataan Resmi dan Fokus Penilaian
Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah yang berpartisipasi.
Lomba Sekolah Bersih, Sehat, dan Terang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan sehat bagi peserta didik. Budaya menjaga kebersihan harus tertanam secara konsisten di setiap satuan pendidikan, tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Abdul Rahman, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa proses evaluasi mencakup beberapa indikator utama, meliputi kebersihan dan penataan lingkungan sekolah, ketersediaan serta kebersihan fasilitas kesehatan, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat, serta standar pencahayaan dan kenyamanan ruang kelas.
Kami mengapresiasi kesiapan dan komitmen sekolah-sekolah yang dikunjungi hari ini. Semoga kegiatan ini mampu memotivasi seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Majene untuk terus meningkatkan standar kualitas lingkungan belajar, pungkas Abdul Rahman.
Melalui penyelenggaraan lomba ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap tercipta budaya hidup bersih dan sehat yang berkesinambungan, guna mendukung peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.(*)







