Majene,terassulbar.id Media sosial kembali diramaikan dengan keluhan keluarga pasien terkait pelayanan di RSUD Majene. Seorang pengguna Facebook bernama Irmayani Borahima Putri mengunggah video disertai keluhannya soal kosongnya cairan infus dan obat-obatan, Rabu (1/10/2025).
Dalam unggahannya, Irmayani menulis,
“Bahaya RSUD Majene, selalu kosong obatnya. Cairan pun harus beli sendiri di luar. Apa gunanya BPJS? Sudah empat hari di sini, selalu beli di luar. MasyaAllah menyala rumah sakitku, salam sehat.”
Unggahan itu langsung menuai gelombang komentar dari warganet. Banyak yang mengaku mengalami hal serupa saat berobat di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Akun Khairun Nisa menulis, “Begitu memang kalau BPJS gratis.”
Namun, Irmayani langsung menanggapi, “BPJS dibayar, sayang.”
Akun lain, Bul Bul, juga turut membenarkan pengalaman tersebut.
“Saya juga kemarin begitu, pas ponakan dirujuk. Dari awal datang sampai pulang beli terus. Pas mau pulang saya kumpulkan kuitansinya, tapi kata petugas masih lama diproses pengembaliannya, karena baru dana bulan lima yang sedang dikerjakan.”
Keluhan senada datang dari Naimah Razak, yang bercerita bahwa obat untuk suaminya di ICU pun sering kosong.
“Terpaksa beli di apotek RS Polewali, jauh sekali padahal butuh cepat,” tulisnya.
Sementara akun M. Rizky menambahkan,
“Jangankan cairan, asam mefenamat saja beli di luar.”
Unggahan Irmayani itu hingga kini sudah disukai lebih dari 130 orang, mendapat 92 komentar, dan dibagikan lebih dari 100 kali.
Fenomena ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait pelayanan BPJS dan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan daerah. Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak RSUD Majene dan Dinas Kesehatan setempat terkait kondisi tersebut.
Sebelum berita ini terbit pihak redaksi sudah menghubungi Direktur RSUD Majene melalui pesan WhatsApp,namun belum ada tanggapan.(*)






