Jelang Lebaran, Warga Mangge dan Kalasa Gotong Royong Tambal Jalan Rusak Demi Kelancaran Kendaraan Saat Lebaran

MAJENE – Menjelang hari raya Idul Fitri, warga Lingkungan Mangge dan Lingkungan Kalasa, Kabupaten Majene, terpaksa turun tangan melakukan kerja bakti memperbaiki jalan lingkungan yang rusak parah. Aksi ini dilakukan secara swadaya agar pemudik dan warga yang ingin bersilaturahmi saat Lebaran nanti bisa melintas dengan aman.

​Kondisi jalan sepanjang kurang lebih 700 meter tersebut saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan. Warga mengeluhkan bahwa jika tidak segera diperbaiki secara mandiri, lubang-lubang jalan tersebut akan sangat berisiko bagi warga yang melintas, terutama saat arus lalu lintas meningkat menjelang hari raya.

​Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perhatian dari pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memperbaiki akses utama lingkungan tersebut.

​Kekecewaan warga tidak bisa dibendung lagi. Pasalnya, perbaikan jalan ini selalu menjadi materi janji manis setiap kali musim Pilkada tiba, namun kenyataannya jauh dari harapan.

​”Kami sudah bosan dijanjikan terus oleh Pemerintah Kabupaten Majene. Sudah beberapa kali Pilkada lewat, janji untuk memperbaiki jalan kami tak kunjung terwujud. Sekarang sudah mau Lebaran, terpaksa kami kerjakan sendiri supaya orang bisa lewat dengan selamat,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.

​Dengan alat seadanya, warga bahu-membahu menutupi lubang jalan agar mobilitas menjelang hari kemenangan tidak terhambat. Warga berharap aksi ini menjadi teguran bagi pemerintah daerah agar tidak hanya memberikan janji di masa kampanye, tetapi benar-benar merealisasikan pembangunan bagi masyarakat kecil.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *