Sosialisasi Pengelolaan Dana BOSP dan Penginputan RKAS 2026 Resmi Ditutup, Kadisdikpora Tekankan Transparansi dan Ketepatan Perencanaan

Majene,terassulbar.id – Sosialisasi pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026 dan penginputan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) pada aplikasi ARKAS resmi ditutup pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari ini dipusatkan di SDN 49 Pasangrahan dan diikuti para kepala sekolah serta bendahara se-Kecamatan Banggae.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, A. Asraf Tammalele, S.Sos., hadir sekaligus membuka dan menutup rangkaian kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya tata kelola dana BOSP yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

“Dana BOSP adalah amanah yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh kepala sekolah dan bendahara memahami aturan serta mekanisme pengelolaan, termasuk penginputan RKAS secara tepat, agar seluruh program pendidikan dapat berjalan lancar,” ujar Asraf.

Sosialisasi ini menghadirkan Muhlis, S.Pd. dari Tim BOSP Disdikpora sebagai pemateri utama. Selain itu, Muhammad Alim, S.Pd., M.Si., Kasubag Perencanaan, serta Ihsan Ilbas, SE. dari bidang Ketenagaan turut memberikan materi terkait perencanaan, penyusunan RKAS, dan pengelolaan keuangan sekolah.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh sesi, mulai dari penjelasan teknis hingga diskusi mendalam mengenai kendala penginputan dan penyesuaian kebutuhan sekolah.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Disdikpora berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banggae mampu menyusun RKAS 2026 secara lebih akurat dan mengelola dana BOSP dengan lebih baik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *