MAJENE, TERASSULBAR.id– Pemerintah Kabupaten Majene melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) kepada 5.749 penerima. Prosesi bersejarah ini berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Majene pada Selasa (30/12/2025).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E, M.M., didampingi Wakil Bupati Dr. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd., dan Sekretaris Daerah H. Ardiansyah, S.STP. Turut hadir Ketua serta anggota DPRD Majene, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Majene.
Hasil Seleksi Ketat Selama Tiga Bulan
Kepala BKPSDM Kabupaten Majene, Hj. Fatmawati, S.H., M.M., melaporkan bahwa penyerahan SK ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi yang dimulai sejak September 2025. Selama tiga bulan, para peserta telah melewati tahapan verifikasi administrasi, tes kompetensi, hingga wawancara.
Adapun rincian 5.749 penerima SK PPPK Paruh Waktu tersebut terdiri dari:
* Tenaga Teknis: 4.823 orang (Akan ditempatkan di berbagai OPD pelayanan masyarakat).
* Tenaga Guru: 519 orang (Untuk memenuhi kebutuhan pengajar di sekolah negeri).
* Tenaga Kesehatan: 407 orang (Ditempatkan di RSUD, Puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya).
Pengangkatan ini merujuk pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini menjadi solusi strategis pemerintah daerah untuk memberikan kepastian status hukum bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi, namun belum masuk dalam formasi ASN penuh waktu.
Apresiasi Atas Pengabdian Belasan Tahun
Dalam sambutannya, Bupati Andi Achmad Syukri Tammalele menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pegawai yang telah mengabdi, bahkan ada yang mencapai masa kerja 15 tahun.
“Kami sangat menghargai dedikasi rekan-rekan yang telah bekerja keras tanpa kepastian status selama ini. Hari ini adalah momentum spesial di mana kerja keras dan kesetiaan Anda akhirnya mendapatkan pengakuan resmi,” ujar Bupati.
Ia juga berpesan agar status baru ini diiringi dengan peningkatan profesionalisme demi mewujudkan visi “Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya”. Bupati berharap para pegawai yang kini mengenakan seragam Korpri tersebut dapat menjadi motor penggerak pelayanan publik yang lebih prima.
Terkait penggajian, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majene terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat. Tujuannya adalah memastikan pemenuhan hak-hak pegawai berjalan lancar sesuai regulasi yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah.
“Selamat kepada seluruh penerima SK. Semoga amanah ini menjadi motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, sehingga Majene semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan penyerahan SK secara simbolis kepada perwakilan masing-masing formasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk syukur atas status baru ribuan pegawai tersebut.(*)






